Buatsahabat-sahabat muslim, sudah lebih separuh kita jalani âprogramâ puasa Ramadan tahun ini ya, tidak terasa sudah hampir selesai bulan penuh inspi Berpuasa Seharusnya Aktivitas Ini yang Perlu Kita Lakukan - Kompasiana.com
6PERKARA YANG JIKA KITA LAKUKAN MAKA NABI SAW MENJAMIN KITA MASUK SURGA Sumber: infoyunik.com. Kalau ada perempuan mengaku beragama Islam tapi tidak berjilbab pada saat ke luar rumah, bagaimana orang lain bisa mengetahui bahwa dia seorang muslimah? Itulah 6 perkara yang apabila kita lakukan maka Nabi Muhammad SAW
Yatisudah masuk kerja pukul 07.00. Dalam aturan perusahaan, pekerja harus hadir paling lambat 08.00. Seharusnya, ia melakukan scan fingerprint sebelum masuk kantor. Ini merupakan tanda kehadiran pekerja. Akan tetapi, hari ini, ia lupa melakukannya. Yati baru ingat keesokan harinya. Ini merupakan kesalahan yang ia lakukan.
Vay Tiá»n Nhanh. 2. Mencuci pakaian setelah dipakai Banyak yang menganggapnya ribet, padahal sebenarnya mencuci baju setiap hari jauh lebih ringan daripada menumpuknya di akhir pekan. Kebiasaan ini akan menjadi cara yang dapat meringankan Anda dalam menjaga kebersihan rumah. Pasalnya, Anda hanya perlu mencuci sedikit baju setiap harinya. Selain itu, kotoran yang melekat pada pakaian akan lebih mudah dibersihkan bila dicuci segera daripada dibiarkan sampai berhari-hari. 3. Membersihkan dapur setelah memasak Memasak di rumah sendiri tentunya lebih terjamin kebersihannya daripada membeli makanan di luar. Namun, bagaimana bisa dapur Anda sendiri kotor? Mengutip Cleveland Clinic, ternyata 9% kejadian keracunan makanan berasal dari bakteri yang mengontaminasi di dapur sendiri. Oleh sebab itu, pastikan dapur Anda senantiasa bersih. Usakahan untuk selalu membersihkannya begitu selesai memasak. Kebiasaan akan menjadi salah satu cara menjaga kebersihan rumah yang bisa Anda terapkan sehari-hari. 4. Mencuci piring setelah makan Biasakan diri untuk segera mencuci piring dan alat makan begitu Anda selesai makan. Kegiatan ini lebih baik daripada menunggu piring kotor menumpuk. Mencuci piring segera setelah makan bisa salah satu cara jitu untuk menjaga kebersihan rumah Anda. Pasalnya, bekas piring yang kotor bisa menjadi sarang kuman yang membawa penyakit. Piring kotor di wastafel juga dapat mengundang aroma yang tidak sedap, apalagi bila masih banyak sisa-sisa makanan di sana. Selain itu, menurut KidsHealth, piring kotor yang dibiarkan menumpuk juga bisa mengundang kecoak untuk datang ke rumah Anda. 5. Melepas sepatu saat hendak masuk ke dalam rumah Saat berada di luar rumah, Anda mungkin tidak menyadari sepatu atau alas kaki yang Anda gunakan telah menginjak banyak hal yang kotor. Meski tidak terlihat, kuman, bakteri, dan berbagai kotoran lain pasti menempel di alas kaki yang Anda gunakan di luar. Jika Anda tidak melepas alas kaki saat memasuki rumah, kotoran yang menempel juga akan mengotori lantai rumah Anda. Untuk mencegah hal ini, Anda harus membiasakan diri melepas sepatu sebelum masuk ke dalam rumah. Ini akan menjadi cara yang tepat untuk menjaga kebersihan rumah. Selain melepas sepatu, pastikan pula Anda membersihkan diri dan pakaian yang sudah dipakai dari luar. Hal ini berguna untuk menyinkirkan virus dan kuman yang terbawa dari luar. 6. Membuang sampah pada tempatnya Sampah yang berserakan tentunya membuat rumah Anda menjadi kotor. Bukan hanya mengganggu pemandangan, hal ini juga bisa menimbulkan penyakit. Oleh sebab itu, ajak seluruh anggota keluarga untuk membiasakan diri menjaga kesehatan rumah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Selain sebagai cara menjaga kebersihan rumah, kebiasaan ini juga dapat diterapkan di lingkungan sekitar dan fasilitas umum. Bila semua orang melakukan kebiasaan ini, tentunya lingkungan Anda akan menjadi lebih sehat. 7. Menyediakan area khusus untuk mengganti popok Bila Anda memiliki anak yang masih memakai popok, baik itu popok sekali pakai ataupun popok kain, sebaiknya sediakan area khusus untuk menggantinya. Hal ini penting sebab jangan sampai ada sisa-sisa kotoran si kecil yang terkena permukaan benda dan luput dari pantauan Anda. Memisahkan area mengganti popok dengan area aktivitas sehari-hari dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kebersihan rumah Anda. Pilihlah area yang cukup jauh dari dapur atau ruang makan. Pastikan dekat dengan sumber air agar Anda bisa langsung mencuci tangan setelah mengganti popok. 8. Bersihkan rumah sebelum tidur Sebelum tidur, ajak seluruh anggota keluarga termasuk anak-anak untuk membersihkan rumah. Lakukan paling tidak selama 15 menit setiap malam. Fokuskan kegiatan ini pada area yang memang penting untuk dibersihkan. Membersihkannya bersama-sama tentu akan lebih ringan. Bila Anda sudah membersihkan rumah di malam hari, Anda tidak perlu menghabiskan waktu yang banyak untuk bersih-bersih di pagi hari. Dengan begitu, Anda bisa langsung memulai aktivitas seperti memasak, menyiapkan bekal anak, dan bersiap-siap ke tempat kerja. 9. Membuat jadwal membersihkan rumah menyeluruh Cara berikutnya yang perlu Anda biasakan untuk menjaga kebersihan rumah adalah membersihkan rumah secara menyeluruh. Bila perlu, gunakan disinfektan agar seluruh rumah bebas dari kuman, virus, dan serangga pembawa penyakit. Ini mungkin sulit dikerjakan setiap hari karena akan memakan banyak waktu. Oleh sebab itu, jadwalkan satu hari khusus untuk kegiatan ini, misalnya setiap bulan atau 2 kali sebulan. Momen ini bisa Anda gunakan untuk membersihkan bagian-bagian rumah yang jarang diakses sehari-hari, seperti sudut-sudut ruangan, belakang lemari, gudang, dan sebagainya. Sebab bisa jadi, Anda menemukan tempat-tempat kotor yang tidak terlihat selama ini.
SETIAP hari kita pasti akan melewati hal yang satu ini dong? Ya, masuk rumah sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Karena, tak mungkin kan aktivitas kita hanya ada di luar rumah. Sesibuk apa pun kita, pulang ke rumah telah menjadi hal yang sangat diperlukan. Di sanalah tempat kita untuk beristirahat dan menenangkan pikiran. Jika Anda terbiasa memasuki rumah langsung masuk saja, maka itu merupakan sikap yang kurang baik. Dalam Islam, ketika masuk rumah ada adabnya. Yuk, ubah kebiasaan asal masuk kita, dengan melakukan adab masuk rumah berikut ini. 1. Hendaknya mengetuk pintu sebelum masuk rumah, agar memberi tanda isyarat bagi orang yang berada di dalam rumah. Dan tidak masuk tanpa meminta izin terlebih dahulu atau secara tiba-tiba. BACA JUGA Harus Diingat, Inilah 6 Adab Menuntut Ilmu 2. Mengucapkan salam ketika akan memasuki rumah. âAssalaamuâalaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.â Artinya ialah, âSalam sejahtera, rahmat dan keberkahan Allah semoga tercurah kepada kamu sekalian. Hal ini dilakukan karena sabda Nabi SAW kepada sahabat Anas RA, âWahai anakku bila engkau masuk ke rumah menemui keluargamu, maka ucapkanlah salam, karena hal it akan memberikan keberkahan kepada kamu da kepada keluargamu,â Shahih al-Jamiâ, hal. 3652. 3. Berdzikir kepada Allah SWT ketika hendak memasuki rumah, karena hal itu dapat membawa keberkahan dan dapat mengusir syaithan dari rumah dan akan mendapat berkah dari Allah SWT. 4. Membaca âBismillahir Rahmaanir Rahiimâ Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Karena ucapan basmallah berarti telah berserah diri kepada Allah SWT dan telah mengambil keberkahan dengan nama-Nya. 5. Hendaknya ketika memasuki rumah membaca doa âAllahumma Inni Asâaluka khairal Maulaj wa khairalmakhraj bismillahi walajnaa wabismillahi kharajnaa waâalallah rabbinaa Tawakkalna Ya Allah aku memohon kepada-Mu tempat keluar dan tempat masuk yang baik, dengan nama Allah aku keluar dan aku masuk, dan kepada Allah aku bertawakal berserah diri,â Diriwayatkanoleh Abu Daud dalam Isnad shahih. 6. Hendaknya masuk dengan tenang, wajah yang ceria, tidak cemberut, karena kelelahan atau problematika kerja. 7. Ketika masuk hendaknya menyambut anak-anaknya dengan salam dan mencium mereka. BACA JUGA Pendahuluan pun dalam Islam Ada Adabnya 8. Membuka dan menutup pintu dengan perlahan. 9. Tinggal memanggil istri atau suami atau pun anak-anaknya dengan suara keras dan berteriak, tetapi dengan suara pelan dan tenang, serta menampakkan perasaan senang dan bahagia kepada mereka. Itulah 9 adab yang harus kita lakukan ketika akan memasuki rumah. Kita merupakan makhluk berakal, maka pergunakanlah akal kita dengan baik. Salah satunya ketika memasuki rumah, tidak bisa kita langsung masuk begitu saja, tapi pergunakanlah akal kita dengan mengikuti adab-adabnya. [] Sumber Adab Islam dalam Kehidupan Sehari-hari/Karya Mahdy Saeed Reziq Krezem/Penerbit Media Daâwah
New normal adalah perubahan perilaku atau kebiasaan untuk tetap menjalankan aktivitas seperti biasa namun dengan selalu menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19. Himbauan dari pemerintah ini menganjurkan agar kita bisa hidup âberdampinganâ dengan virus yang telah menelan ratusan ribu jiwa di seluruh dunia. Sejak pandemi COVID-19 muncul, hampir semua orang mengalami kendala untuk menjalani kehidupan normal akibat pembatasan yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona. Namun, dengan usainya pembatasan tersebut, pemerintah menganjurkan kita untuk mulai melakukan kegiatan seperti biasa, tentunya sambil mematuhi protokol pencegahan COVID-19. Hal ini mendorong kita untuk lebih gencar dalam menerapkan langkah pencegahan dasar COVID-19, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer, tidak menyentuh wajah dengan tangan yang belum dicuci, menerapkan physical distancing, serta mengenakan masker dalam setiap aktivitas, terutama di tempat umum. Cara Beraktivitas selama New Normal Berikut adalah hal-hal penting yang perlu kamu ketahui untuk menghadapi new normal 1. Saat harus keluar rumah dan kembali lagi ke rumah Penerapan new normal akan membuat kita lebih longgar untuk keluar rumah. Namun, mengingat pandemi COVID-19 masih berlangsung, kita harus tetap menerapkan langkah pencegahan dasar kapan pun dan di mana pun kita berada. Selain itu, jangan memaksakan diri untuk keluar rumah saat sedang tidak fit. Bila keperluan sudah selesai, segera kembali ke rumah. Sesampainya di rumah, langsung lakukan beberapa hal berikut Buka alas kaki sebelum masuk ke dalam rumah. Semprotkan disinfektan pada alas kaki maupun peralatan yang kamu gunakan. Cuci tangan dengan air dan sabun. Lepaskan pakaian yang dikenakan dan segera masukkan ke dalam tempat cucian yang tertutup. Mandi dan berganti pakaian bersih sebelum bersantai atau berkumpul dengan keluarga. 2. Sewaktu menggunakan transportasi umum Bila kamu harus bepergian ke suatu tempat dan menggunakan transportasi umum, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selain menerapkan langkah pencegahan dasar. Untuk memudahkanmu dalam menjaga kebersihan tangan, bawalah selalu hand sanitizer. Jangan menyentuh wajah dengan tangan yang belum dibersihkan. Selain itu, pastikan kamu membawa botol minum agar tetap terhidrasi selama perjalanan. Yang paling penting untuk diingat selama berada di dalam transportasi umum adalah mengurangi interaksi dan menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan penumpang lain. Bila hal ini tidak memungkinkan, sebaiknya jangan menggunakan transportasi umum. 3. Selama bekerja di kantor Dimulainya new normal akan membuat para karyawan kembali bekerja di kantor secara bertahap setelah beberapa bulan bekerja dari rumah. Nah, agar tetap aman dan terhindar dari virus Corona di tempat kerja, kamu perlu menerapkan pshysical distancing dalam setiap kegiatan di kantor. Ketika beraktivitas di meja kerja ataupun saat rapat, pastikan jarak antarkursi minimal 1 meter. Bila ada rekan kerja yang duduk dengan jarak kurang dari itu, jangan ragu untuk menegur dan mengingatkannya agar menjaga jarak. Begitu juga saat makan siang. Jika sebelumnya kamu terbiasa makan di kantin, sementara ini usahakan untuk selalu membawa bekal dari rumah agar kamu tidak perlu ke tempat yang ramai untuk membeli makanan. Saat makan siang bersama di kantor pun tetap jaga jarak dengan rekan-rekan sekantor. Bila kamu sakit, mintalah izin untuk tidak masuk kerja, atau bila memungkinkan, bekerjalah dari rumah dulu untuk sementara waktu. 4. Ketika berbelanja Bila kamu harus berbelanja membeli bahan makanan, kemungkinan kamu akan bertemu dengan banyak orang. Ingat, selalu terapkan physical distancing, ya. Batasi menyentuh barang-barang di toko maupun di tempat umum. Setelah menyentuh barang-barang tersebut, jangan menyentuh wajah atau barang-barang pribadi, misalnya tas dan handphone, sebelum mencuci tangan. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko terkontaminasi virus Corona. Selain itu, usahakan untuk tidak berlama-lama saat belanja. Catat barang-barang apa saja yang perlu dibeli dan langsung ke kasir ketika semua sudah Anda dapatkan. Hal ini pun berlaku bila kamu dan keluarga makan di restoran. Ketika makan, kamu tentu harus melepas masker. Jadi, pilihlah tempat makan dengan ventilasi yang baik agar ada pertukaran udara di tempat tersebut. Ingat, selalu jaga jarak dengan orang lain, termasuk pramusaji, pengunjung lain, dan kasir, ya. Sewaktu membayar, gunakan metode pembayaran nontunai untuk mencegah kontaminasi. Namun, jika tidak memungkinkan, pastikan untuk langsung mencuci tangan setelah memegang uang ataupun kartu. 5. Ketika berbelanja online atau memesan makanan online Sejak pandemi, belanja online makin banyak diminati, karena orang bisa berbelanja dengan mudah tanpa harus keluar rumah. Melalui belanja online, kita bisa membeli makanan, minuman, atau barang yang kita butuhkan meskipun hampir seluruh mall dan pusat perbelanjaan tutup selama PSBB. Meski begitu, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan, yaitu Hindari kontak langsung dengan kurir. Bila perlu, kenakan masker saat bertransaksi. Upayakan untuk membayar barang belanjaan dengan secara nontunai untuk meminimalkan interaksi dengan kurir. Sediakan tempat khusus bagi kurir menaruh barang pesananmu, agar kamu tidak perlu bertemu langsung atau bersentuhan dengan kurir ketika menerima barang. Buka bungkus paket di luar rumah dan segera buang bungkusnya di tempat sampah atau semprot bungkus paket dengan disinfektan sebelum membawanya masuk ke dalam rumah. Untuk makanan, jangan menyemprotkan disinfektan ke bungkusnya. Cukup buka dan buang bungkusnya, lalu pindahkan makanan ke piring. Jangan makan makanan langsung dari wadahnya. Setelah membuka kemasan paket barang atau makanan, langsung cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. 6. Ketika membutuhkan layanan kesehatan Alih-alih berkonsultasi langsung dengan dokter di rumah sakit, lebih baik gunakan fasilitas telemedicine. Kamu bisa menggunakan aplikasi ALODOKTER untuk berkonsultasi dengan dokter umum maupun dokter spesialis. Kamu juga bisa membuat janji konsultasi dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi ALODOKTER jika memang memerlukan pemeriksaan atau penanganan langsung dari dokter. Berkonsultasi secara online lewat aplikasi kesehatan dinilai lebih aman untuk mencegah penularan virus Corona, khususnya bagi orang-orang dengan penyakit yang rentan terkena COVID-19, seperti diabetes atau penyakit jantung. Jika kamu memiliki bayi yang harus menjalani imunisasi atau kamu sedang hamil dan perlu memeriksakan kehamilan, ikuti panduan imunisasi dan pemeriksaan kehamilan yang dianjurkan oleh dokter selama pandemi COVID-19 ini, ya. Kendati kehidupan dengan new normal telah dicanangkan oleh pemerintah, bukan berarti virus Corona telah hilang dan tidak lagi menjadi ancaman. Oleh karena itu, kamu tetap harus memperkuat daya tahan tubuhmu dengan memerhatikan asupan nutrisi dan cairan, serta menerapkan pola hidup sehat, seperti beristirahat yang cukup, rutin berolahraga, mengelola stres dengan baik, serta tidak merokok. Penting untuk diingat, jangan memaksakan diri untuk keluar rumah bila sedang tidak sehat, apalagi jika kamu mengalami gejala COVID-19, seperti demam, batuk, sesak napas, pilek, atau sakit tenggorokan. Segera lakukan isolasi mandiri. Dengan begitu, kamu juga akan melindungi orang lain dari risiko terpapar virus Corona. Selain itu, hubungi juga hotline COVID-19 di 119 Ext. 9 untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut. Bila memang memenuhi kriteria, dinas kesehatan bisa menjemput dan mengantarkanmu langsung ke fasilitas layanan kesehatan atau rumah sakit rujukan COVID-19 terdekat untuk mendapatkan pengobatan.
apa yang seharusnya kamu lakukan sebelum masuk ke dalam rumah